Promo Bombastis, Dapat Mobil Suzuki PlusCash Back Rp40 Jutaan

Kabar benting bagi yang berencana mewujudkan imoian mobil keluarga. SBT sedang menggelar Promo Bombastis. Ada Cash Back Rp40 jutaan untuk pembelian sejumlah mobil Suzuki.

Riauterkini-PEKANBARU- Memberikan kepuasan kepada konsumennya, saat ini SBT suguhkan berbagai promo spesial. Selain bonus langsung, pihaknya juga hadirkan cash back puluhan juta. 

Kepala Wilayah Suzuki SBT Riau, Agustan kepada riauterkini.com menjelaskan promo spesial Suzuki Bombastis ini dihadirkan sebagai apresiasinya kepada konsumen setianya. "Selain kepada konsumen setia kita, promo ini juga kita hadirkan untuk memudahkan masyarakat Riau dalam memiliki mobil rilisan Suzuki," katanya. 

Dirincikannya, promo ini berlaku untuk beberapa produk unggulannya. Seperti untuk varian Suzuki Ertiga. Untuk tipe GL AT dan Dreza GS AT berwarna putih ditawarkan dengan cash back sebesar Rp40 juta. Konsumen juga mendapatkan bonus berupa jsaca film solar guard full. 

Sedangkan untuk Suzuki Wagon R tipe GA diberikan cash back sebesar Rp15 jutaan. Konsumen juga dapat menikmati bonus Tape dan kaca film AG. Sedangkan untuk tipe GS AGS dibandrol dengan cash back sebesar Rp29 jutaan dan bonus kaca film AG. 

"Sementara khusus SX4 Scross tupe MT dan AT ditawarkan dengaan cash back sebesar Rp40 jutaan dan bonus kaca film solar guard full," katanya. 

Disamping itu, khusus Suzuki Pikc Up konsumen yang melakukan pembelian akan mendapatkan bonus berupa radio tape, talang air dan Map. Malahan konsumen juga dapat berkesempatan lucky draw dan voucher belanja hingga Rp1 jutaan. 

"Selain promo spesial, kita juga hadirkan program trade in. Dimana konsumen dapat menukarkan mobil lamanya dengan produk Suzuki. Harga mobil lama konsumen dihargai dengan harga diatas pasaran. Jadi, manfaatkan program kita ini dengan mengunjung showroom kita," pungkasnya

Suzuki Gelar Program Vaganza, DP Rp 0 bagi PNS Guru dan Pegawai BUMN

PT Sejahtera Sunindo Trada, diler resmi mobilSuzuki, menggelar program Suzuki Vaganza pada September ini.

Program tersebut bertujuan meningkatkan penjualan produk sehingga target penjualan terpenuhi.

Marketing Head PT Sejahtera Sunindo Trada, Mutakin, mengatakan program ini menyasar guru dan dosen yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) serta pegawai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan BUMD.

"Dosen, guru atau pegawai BUMN/BUMD bisa membawa pulang produk Suzuki tanpauang muka atau DP," kata Mutakin kepada Tribunjateng.com, Minggu (17/9/2017).

Melalui program Suzuki Vaganza, diler memberi kemudahan pembelian untuk tipe Wagon dan Ertiga, yaitu tanpa uang mukaatau down payment (DP) Rp 0.

Suzuki juga memberi kemudahan untuk pengusaha di Semarang dengan memberi kredit tanpa DP untuk pembelian kendaraan komersial, Mega Carry Extra.

"Kami berharap program ini memudahkan pelanggan mempunyai produk Suzukisehingga meningkatkan pencapaian target penjualan," harapnya.

General Manager Isbowo menuturkan, pada semester I lalu, target penjualan mobilSuzuki tercapai 92 persen atau 1.819 unit berbagai tipe.

Penjualan masih didominasi kendaraan komersial.

Adapun mobil penumpang didominasi Ertiga yang berkontribusi 18 persen, Wagon R 5,8 persen, dan Igniz 4 persen penjualan.

"Produk Ertiga masih memimpin penjualan mobil penumpang di Suzuki. Dari penjualan itu, market share kami tercapai 10,2 persen dari target 2017 ini 13 persen," tutur Isbowo.

Sumber tribun jatenh

Tahun 2018 akan ada Ertiga Baru

Pada awal tahun 2017 ini, raksasa otomotif dari Jepang, Suzuki, membuka selubung dari Suzuki Swift generasi yang terbaru.

Dilansir otosia.com, dari Suzuki Swift generasi anyar tersebut, muncul pertanyaan mengenai model MPV Ertiga, yang mana memang selama ini menggunakan basis milik hatchback andalan Suzuki tersebut.

Disinyalir, platform HEARTECT yang saat ini digunakan oleh Swift terbaru bakal akan kembali diperpanjang dan digunakan oleh Ertiga.

Wajah Elegan Suzuki Ertiga Baru

etika diperkenalkan pada 2012 silam, lalu mendapat pembaruan wajah pada 2015, sampai saat ini Suzuki Ertiga masih belum berstatus ”all new”. Generasi kedua dari MPV tiga baris jok itu disinyalir sudah dalam tahap finalisasi dan siap meluncur tahun depan.

Spekulasi desain pun muncul, termasuk yang dipublikasikan Adrians Ramadhani, pria asal Indonesia, lalu dikutip berbagai blog dan website otomotif, salah satunya Indianautosblog, (30/6/2017). Rekayasa desain itu memang sebatas imajinasi, namun hasil akhirnya cukup elegan.

Suzuki Ertiga Kembali Pecundangi Daihatsu Xenia

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah merilis penjualan kendaraan secara wholesales (pabrik ke diler) selama Mei 2017.

Hasilnya, penjualan mobil pada bulan tersebut berhasil mencapai 94.123 unit, naik 4.536 unit dari bulan sebelumnya yang hanya mampu terjual 89.587 unit.

Dari angka tersebut, mobil keluarga dengan kapasitas besar seperti Multi Purpose Vehicle (MPV) tetap menjadi incaran konsumen.

Berdasarkan data Gaikindo, MPV di Tanah Air terbagi menjadi tiga jenis, yaitu Low MPV bermesin 1.500 cc, Medium MPV dengan mesin di atas 1.500 cc dan Upper MPV, yakni MPV dengan mesin di atas 1.500cc serta memiliki desain premium.

Dari penjualan secara keseluruhan, mobil keluarga tipe terendah yang paling laris masih dipegang oleh Toyota Avanza. MPV yang pertama kali meluncur pada 2003 silam ini cukup dipercaya sebagai kendaraan keluarga di Indonesia.

Meski banyak MPV baru bermunculan, penjualan Avanza tetap mendominasi. Dari data Gaikindo, penjualan mobil yang dijuluki sejuta umat itu mencapai 8.865 unit.

Untuk kedua kalinya, Suzuki Ertiga berhasil mengalahkan penjualan Daihatsu Xenia. Pada April lalu, Ertiga laku sebanyak 3.180 unit, sementara Xenia hanya 2.538 unit.

Pada bulan selanjutnya, Ertiga lagi-lagi menempati urutan ketiga Low MPV terlaris, karena berhasil terjual sebanyak 3.399 unit. Sedangkan Xenia harus puas di urutan keempat dengan 2.962 unit.

Pada bulan selanjutnya, Ertiga lagi-lagi menempati urutan ketiga Low MPV terlaris, karena berhasil terjual sebanyak 3.399 unit. Sedangkan Xenia harus puas di urutan keempat dengan 2.962 unit.

Untuk jenis Medium MPV, Toyota rupanya masih berbangga hati. Sebab, Kijang Innova menjadi produk yang paling banyak dicari konsumen, yaitu sebanyak 5.651 unit. Selama lima bulan pertama di 2017, Kijang Innova telah terjual 23.805 unit.

Mobil lain yang memiliki desain MPV tapi masuk dalam kategori low cost green car (LCGC), yakni Toyota Calya, berada di posisi ketiga. Sebab, penjualan Calya di Mei 2017 mencapai 5.317 unit.

Sementara untuk Upper MPV, mobil paling laris lagi-lagi datang dari keluarga Toyota, yakni Alphard, dengan perolehan 382 unit. Secara keseluruhan, sejak Januari-Mei Alphard telah laku 1.159 unit.

Berikut daftar mobil keluarga terlaris periode Mei 2017;

Low MPV

1.   Toyota Avanza 8.865 unit

2.   Honda Mobilio 3.959 unit

3.   Suzuki Ertiga 3.399 unit

4.   Daihatsu Xenia 2.962 unit

5.   Suzuki APV 487 unit

6.   Daihatsu Luxio 431 unit

Medium MPV

1.   Toyota Kijang Innova 5.651 unit

2.   Toyota Sienta 1.946 unit

3.   Nissan Grand Livina 590 unit

4.   Isuzu Panther 171 unit

Upper MPV

1.   Toyota Alphard 382 unit

2.   Nissan Serena 153 unit

3.   Honda Odyssey 97 unit 

4.   Toyota Vellfire 92 unit

5.   Mazda Biante 55 unit

6.   Hyundai H-1 39 unit

7.   Chevrolet Orlando 23 unit 

8.   Mitsubishi Delica 21 unit

LCGC Tujuh Penumpang

1. Toyota Calya 5.317unit

2. Daihatsu Sigra 2.374 unit

3. Datsun Go+ 584 unit

Sumber: www.viva.co.id